Honda Scoopy eSP Alami Kenaikan Penjualan

Ditengah lesunya pertunbuhan pasar kendaraan roda dua Tanah Air, Honda Scoopy eSP justru mencatatkan sebuah hasil yang positif. Di mana menjelang akhir tahun 2017, penjualan dari motor ini berhasil naik hingga mencapai 26,2%. Skuter retro ini pun menjadi salah satu motor terlaris milik Honda di bawah Honda Beat. Berdasarkan data dari AISI pada bulan September 2017, Honda Scoopy eSP ini mampu terjual sebanyak 58.144 unit.

Peningkatan penjualan Honda Scoopy eSP ini pun menjadi salah satu indikasi tingginya penerimaan pecinta motor skutik yang menginginkan motor dengan tampilan unik, fashionable dan modern. Penjualan Scoopy ini terpaut jauh dengan pesaingnya milik Yamaha yang sama-sama membawa konsep skutik retro yakni Fino. Di mana, berbeda dengan Honda Scoopy eSP yang masuk dalam salah satu jajaran skutik terlaris di Indonesia.

Honda memang masih menjadi raja motor di Tanah Air, salah satunya dengan Honda Scoopy eSP ini. Di mana dari 546.607 unit penjualan sepeda motor secara nasional, 408.116 diantaranya merupakan motor pabrikan Honda. Tak heran jika pabrikan ini menjadi pabrikan paling sukses di Tanah Air dengan berbagai produknya. Honda Scoopy eSP sendiri menempati urutan kedua secara nasional di bawa Honda beat dan di atas Vario 125.

Harga Honda Scoopy eSP yang terbilang cukup terjangkau rupanya menjadi salah satu alasan banyaknya konsumen yang tertarik dengan motor ini. Pasalnya, dengan tampilannya yang unik, retro layaknya Vespa, motor ini hanya dibanderol dengan kisaran Rp 17 jutaan. Apalagi, Honda terbilang cukup rajin memperbarui tampilan dari Honda Scoopy eSP meskipun penjualannya terbilang baik.

Honda Scoopy eSP ini sendiri membawa bekalan mesin SOHC yang cukup tangguh berkapasitas 110 cc. Di mana mesin tersebut sudah dilengkapi dengan teknologi injeksi canggih milik Honda yakni PGM-FI. Dengan teknologi injeksi tersebut motor ini diklaim memiliki konsumsi bahan bakar yang sangat efisien. Tak heran jika Honda Scoopy eSP cukup banyak diminati konsumen di Tanah Air.